Apakah kamu pernah mengalami atasan yang selalu menuntutmu untuk kerja lembur bahkan saat pekerjaan seharusnya bisa selesai di jam kerja? Mari kita cari jalan keluarnya

Pertama-tama, kita harus ingat bahwa kadang-kadang tuntutan lembur dari atasan bukan semata-mata karena mereka ingin menindas atau memberatkan kita. Beberapa atasan memang memiliki target dan tenggat waktu yang ketat untuk menyelesaikan proyek tertentu, sehingga mereka mungkin perlu meminta bantuan kita untuk bekerja lembur agar proyek tersebut selesai tepat waktu.

Namun, jika kamu merasa bahwa atasanmu sering menuntut lembur tanpa alasan yang jelas atau berlebihan, maka ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini.

  1. Berbicara dengan atasan secara langsung Cobalah berbicara dengan atasanmu secara langsung dan sampaikan bahwa kamu merasa tidak nyaman dengan tuntutan lembur yang terlalu sering. Jelaskan bahwa kamu ingin memiliki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, dan bahwa kamu lebih produktif jika diberi waktu istirahat yang cukup.
  2. Cari tahu alasan di balik tuntutan lembur Jika atasanmu sering menuntut lembur, cobalah bertanya mengenai alasan di balik tuntutan tersebut. Mungkin saja ada alasan yang valid, seperti tenggat waktu yang ketat atau kekurangan tenaga kerja. Dengan mengetahui alasan di balik tuntutan lembur, kamu bisa lebih memahami posisi atasanmu dan menemukan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut.
  3. Ajukan solusi alternatif Jika kamu merasa bahwa tuntutan lembur dari atasanmu tidak bisa dihindari, cobalah untuk mengajukan solusi alternatif. Misalnya, kamu bisa menyarankan untuk menambah jumlah tenaga kerja atau menyelesaikan pekerjaan secara bertahap agar tidak perlu terlalu banyak lembur di akhir pekan atau saat tenggat waktu yang ketat.
  4. Tetap jaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi Jangan lupa untuk tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi meskipun atasanmu menuntut lembur. Cobalah untuk membuat jadwal kerja yang teratur dan tetapkan batasan waktu untuk bekerja. Jika perlu, ajak atasanmu untuk membicarakan solusi yang terbaik agar kamu bisa tetap produktif tanpa harus mengorbankan waktu untuk kehidupan pribadi.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah tuntutan lembur dari atasanmu dan tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ingatlah bahwa bekerja cerdas lebih baik daripada bekerja keras tanpa henti.