Meskipun saya bukan fans berat novel Dilan, tapi saya selalu mengoleksi Dilan Series. Dan Menurut saya, Ancika (Seri 4 Dilan Series) adalah yang terbaik. Secara umum alasan saya mengoleksi Dilan Series karena novel ini mengambil tokoh yang biasa-biasa saja, bukan macem ketua OSIS yang jago olahraga dan pembedahaaraan katanya sangat kaya, jadi seru aja bacanya. Dan khusus untuk Ancika (dia yang bersamaku tahun 1995) ini, novel ini menawarkan hal yang berbeda, alih-alih cerita cinta monyet anak SMA , novel ini menceritakan Ancika.

Namanya Ancika Mehrunisa Rabu, yang dimana Ancika sering memperkenalkan diri dengan nama AMeR. Di novel ini, Ancika digambarkan sosok wanita yang cukup dewasa untuk wanita seumurnya. Gak suka drama, gak labil, tahu apa yang dia suka dan gak suka, dan berani nolak sama hal apapun yang bikin dia gak nyaman.

Cerita novel ini sebenarnya minitik beratkan pada “persahabatan” Ancika dengan Dilan, yang dimana lambat laun menjadi kisah cinta. Ancika sebenarnya didekatin oleh 3 cowok lain dalam waktu bersamaan yaitu Yadit (Masih saudara, dan sudah memiliki perkerjaan yang mapan di Jakarta), Bono (Anak Geng Motor yang Tajir), dan Bagas (Temen Les nya Ancika, yang juga tajir). Sayangnya ke-3 cowok ini tidak mendapatkan hati Ancika, kalau hipotesa saya, ini karena mereka memiliki 1 persamaan yaitu sombong dan suka show off. Saya cukup relevan dengan ini, karena beberapa temen saya yang PDKT suka banget nunjukin kehebatannya ke Cewek yang lagi dideketin, yang dimana itu bukannya bikin cewek itu amaze malah sebaliknya, kecuali cewek itu ngincar hal lain (Ehhh)

Saya tidak akan mengasih spoiler lebih panjang mengenai novel ini, intinya jika kamu suka Novel Romansa khas Dilan yang gak terlalu menyeh-menyeh dan memiliki prinsip, novel ini sangat wajib di koleksi 🙂

Dan menurut saya, novel ini juga wajib dibaca buat cowok-cowok yang lagi PDKT ma cewek, kamu bisa mempelajari “Don’t” saat deketin cewek dari tokoh Yadit, Bono dan Bagas. Selamat membaca dan menikmati kisah mereka